Kredit: Thinkstock
Baca keras-keras Pandangan termenung pada pohon Natal membangkitkan kenangan indah masa kecil bagi banyak orang, dan mereka merasa sangat hangat tentang hati mereka. Yang terakhir ini jelas lebih dari sekadar ungkapan, seperti yang dapat ditunjukkan oleh para peneliti sekarang: Perasaan nostalgia dapat membawa kita untuk merasakan kehangatan yang sebenarnya. Ini adalah hasil dari total lima percobaan parsial yang dilakukan oleh tim peneliti yang disengaja. Pada pemeriksaan pertama, para peneliti meminta sekelompok subjek untuk mendokumentasikan lebih dari 30 hari ketika mereka merasa nostalgia. Evaluasi mengungkapkan hubungan yang aneh dengan kondisi cuaca: nostalgia telah menyebar jauh lebih sering pada hari-hari yang lebih dingin daripada pada hari-hari hangat. Mungkin subjek secara naluriah dihangatkan oleh pikiran-pikiran nostalgia, jadi para peneliti curiga.

Pada percobaan berikutnya, kelompok peserta studi berada di salah satu dari tiga kamar: di tempat sejuk (20 derajat Celcius), hangat (24 derajat Celcius) atau di tempat panas (28 derajat Celcius). Para peneliti sekarang bertanya kepada subjek yang menunggu di kamar apakah mereka merasakan lamunan bernostalgia. Hasil: Para peserta merasa lebih bernostalgia di kamar dingin daripada di kamar yang nyaman atau panas.

Dalam sub-studi ketiga, para peneliti menggunakan musik untuk membangkitkan nostalgia. Mereka ingin mengetahui secara konkret apakah ini menciptakan perasaan kehangatan yang nyata. Survei para partisipan mengkonfirmasi asumsi ini: mereka yang mengatakan bahwa musik membangkitkan perasaan nostalgia juga menanamkan melodi dengan efek memberi mereka perasaan kehangatan fisik.

Pikiran hangat! pameran

Studi keempat menguji efek langsung nostalgia pada persepsi suhu manusia. Untuk studi ini peserta ditempatkan di ruangan yang dingin. Di sana, mereka harus secara sengaja mengingat peristiwa emosional dari masa lalu mereka yang klasik nostalgia, atau sesuatu yang sedikit emosional. Mereka kemudian diminta menebak suhu ruangan. Hasil: Mereka yang menikmati nostalgia menilai suhu ruangan secara signifikan lebih tinggi daripada subjek lainnya.

Studi nomor lima sekarang berjalan secara drastis: sekali lagi, para peneliti meminta sukarelawan untuk mengingat peristiwa nostalgia atau biasa dari masa lalu mereka. Namun, mereka harus meletakkan tangan mereka di air sedingin es untuk menentukan berapa lama mereka bisa menahan dingin. Itu menunjukkan kekuatan pikiran yang menghangatkan: Siapa yang bernostalgia, bisa memegang tangannya lebih lama di air es dan menahan dingin yang menyakitkan.

Intinya adalah bahwa hasil dari semua lima percobaan menunjukkan bahwa ungkapan "hangat di hati? memiliki asal fisik yang sangat nyata, para peneliti menyimpulkan. "Perasaan nostalgia adalah sesuatu yang biasanya manusia dan dikenal untuk memberikan kenyamanan psikologis, " kata rekan penulis Tim Wildschut dari University of Southampton. "Sekarang kami juga dapat menunjukkan bahwa emosi bahkan dapat menyampaikan kesejahteraan fisik, " kata ilmuwan.

Zhou Xinyue et al.: Emosi, doi: 10.1037 / a0027236 © science.de - Martin Vieweg

© science.de

Direkomendasikan Pilihan Editor